Momentum Peningkatan Profesionalisme, 23 Dosen UNIA Prenduan Lulus Sertifikasi Pendidik Tahun 2025

Universitas Islam Al-Amien (UNIA) Prenduan kembali mencatatkan prestasi akademik yang membanggakan. Sebanyak 23 dosen UNIA Prenduan dinyatakan lulus Sertifikasi Pendidik Tahun 2025, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 10527 Tahun 2025 tentang Penetapan Kelulusan Peserta Sertifikasi Pendidik untuk Dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Capaian ini menjadi langkah strategis dalam upaya peningkatan profesionalisme dosen di lingkungan UNIA Prenduan.

Kelulusan sertifikasi pendidik tersebut ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, sebagai lembaga yang berwenang dalam pelaksanaan sertifikasi dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Para dosen yang lulus berasal dari berbagai program studi dan telah melalui proses seleksi serta penilaian yang ketat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pelaksanaan sertifikasi pendidik dosen ini berlangsung pada tahun 2025 melalui sejumlah tahapan, mulai dari verifikasi administrasi hingga penilaian portofolio tridharma perguruan tinggi. Proses tersebut dikawal secara intensif oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) sehingga seluruh tahapan dapat berjalan dengan tertib, objektif, dan sesuai standar nasional yang ditetapkan.

Rektor UNIA Prenduan menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada BPSDM yang telah mengawal dan mendampingi proses sertifikasi pendidik dosen hingga tuntas. Menurutnya, dukungan dan pendampingan dari BPSDM sangat berperan dalam kelancaran proses sertifikasi, sehingga dosen UNIA Prenduan dapat memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan. Ia berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh dosen untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pelaksanaan tridharma perguruan tinggi. Adm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kado Akhir Tahun 2025: Dosen Universitas Al-Amien Prenduan Lolos Hibah Penelitian MORA The AIR Funds Tingkat Nasional

Menutup akhir tahun 2025 dengan penuh kebanggaan, salah satu dosen Universitas Al-Amien Prenduan berhasil menorehkan prestasi akademik tingkat Nasional dengan dinyatakan lolos penerima Hibah Penelitian MORA The AIR Funds yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia yang bekerjasama dengan LPDP Kementerian Keuangan.

baca selengkapnya disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pendampingan Jabatan Fungsional Dosen UNIA Prenduan Dorong Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Akademik

Universitas Al-Amien (UNIA) Prenduan menggelar kegiatan pendampingan usulan kenaikan jabatan fungsional dosen Lektor Kepala dan Guru Besar yang disampaikan oleh Sekretaris Kopertais IV Surabaya, Dr. KH. Hasan Ubaidillah, M.Si. Sabtu, 13/12/2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan UNIA Prenduan sebagai bagian dari upaya strategis peningkatan mutu sumber daya manusia perguruan tinggi.

Acara diawali dengan sambutan Rektor UNIA Prenduan, Dr. Muhtadi Abdul Mun’im, MA., yang menekankan pentingnya kesadaran dosen dalam mengembangkan karier akademik melalui jabatan fungsional. Dalam sambutannya, rektor memberikan arahan sekaligus motivasi agar para dosen lebih aktif dan produktif dalam tridarma perguruan tinggi.

“Saya berharap seluruh dosen UNIA Prenduan tidak pasif menunggu, tetapi aktif merencanakan dan mengembangkan karier akademiknya. Produktivitas riset, publikasi ilmiah, dan pengabdian masyarakat harus terus ditingkatkan agar kualitas institusi kita semakin diakui,” tegas Dr. Muhtadi Abdul Mun’im, MA.

Materi inti pendampingan disampaikan oleh Dr. KH. Hasan Ubaidillah, M.Si., yang memaparkan secara komprehensif regulasi, alur, serta teknis pengusulan kenaikan jabatan fungsional dosen, khususnya Lektor Kepala dan Guru Besar rumpun ilmu agama. Pemaparan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dosen UNIA Prenduan terhadap sistem, aplikasi, dan persyaratan terbaru sesuai ketentuan Kementerian Agama dan Kemendiktisaintek.

Sementara itu, Kepala BPSDM UNIA Prenduan, Dr. Ihwan Amlih, M.Fil.I, menyampaikan kesannya terkait pentingnya kesiapan teknis dosen dalam melengkapi persyaratan administrasi dan akademik. Ia menegaskan bahwa pendampingan ini menjadi langkah konkret untuk percepatan kenaikan jabatan fungsional dosen.

“Secara teknis, dosen perlu disiplin dalam menyiapkan dokumen, mulai dari publikasi ilmiah, rekam jejak tridarma, hingga kelengkapan administrasi. Target kita pada tahun 2026 adalah 35 persen dosen UNIA Prenduan atau sekitar 80 orang telah mencapai jabatan Lektor Kepala, dan ini sangat realistis jika dipersiapkan sejak sekarang,” ungkap Dr. Ihwan Amlih, M.Fil.I.

Pada sesi terakhir, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Salah satu dosen, Ainul Yakin, mengajukan pertanyaan terkait strategi jangka panjang pengembangan karier dosen di UNIA Prenduan. Pertanyaan tersebut mendapat respons positif dari narasumber dan pimpinan universitas, yang menegaskan komitmen institusi dalam memberikan pendampingan berkelanjutan bagi dosen.

Melalui kegiatan ini, UNIA Prenduan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas dosen, khususnya dalam pengembangan jabatan fungsional, sebagai fondasi utama penguatan mutu akademik dan daya saing perguruan tinggi di tingkat regional maupun nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Prodi PIAUD UNIA dorong profesionalisme guru melalui, Webinar pencegahan burnout bagi pendidik PAUD.

Sabtu, 1 November 2025, Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Al-Amien Prenduan menggelar webinar bertajuk “Menjaga Semangat Mengajar: Strategi Pencegahan Burnout untuk Guru PAUD”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh seluruh dosen, dan mahasiswa seluruh angkatan prodi PIAUD.

Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai narasumber Ike Syamsiah, M.Psi., seorang dosen di Prodi PIAUD Universitas Al-Amien Prenduan yang dikenal aktif dalam bidang psikologi pendidikan dan pengembangan profesionalisme guru.

Pentingnya Mencegah Burnout pada Guru PAUD
Mengawali materinya, Bu Ike menjelaskan mengenai burnout, yaitu kondisi kelelahan emosional, mental, dan fisik yang disebabkan oleh stres berkepanjangan dalam pekerjaan. Menurutnya, fenomena ini sering dialami oleh guru, terutama guru PAUD, yang setiap hari berinteraksi dengan anak-anak dan dituntut untuk selalu tampil penuh energi serta kesabaran.

Selengkapnya baca disini https://fakultas.unia.ac.id/tarbiyah/prodi-piaud-unia-dorong-profesionalisme-guru-melalui-webinar-pencegahan-burnout-bagi-pendidik-paud/

Selengakpanya baca disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Workshop Pengembangan Karier Dosen di Bidang Penelitian dan Publikasi Ilmiah UNIA Prenduan

Prenduan – Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Universitas Al-Amien (UNIA) Prenduan menyelenggarakan Workshop Pengembangan Karier Dosen di Bidang Penelitian dan Publikasi Ilmiah pada Senin, 11 Agustus 2024, bertempat di Meeting Room UNIA Prenduan mulai pukul 13.00 WIB.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala BPSDM, Dr. Ihwan Amalih, M.Fil.I, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa peningkatan kapasitas dosen di bidang penelitian merupakan salah satu pilar penting dalam pengembangan perguruan tinggi. Menurutnya, dosen tidak hanya dituntut untuk mengajar, tetapi juga menghasilkan karya ilmiah yang mampu berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan.
Setelah itu, Rektor UNIA Prenduan memberikan arahan strategis mengenai arah kebijakan penelitian dosen yang selaras dengan visi dan misi universitas. Beliau mendorong seluruh dosen untuk aktif memanfaatkan peluang riset dan publikasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Materi inti disampaikan oleh Ahmadi, M.Ag, selaku Wakil Rektor I, yang mengupas strategi pengembangan penelitian, peluang kolaborasi, serta tantangan yang dihadapi dosen di era digital. Beliau juga memberikan tips praktis terkait publikasi di jurnal bereputasi.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif, di mana para dosen peserta workshop berkesempatan mengajukan pertanyaan, berbagi pengalaman, serta mendiskusikan solusi atas berbagai hambatan yang dihadapi dalam proses penelitian dan publikasi ilmiah.
Melalui workshop ini, UNIA Prenduan berharap para dosen semakin termotivasi untuk menghasilkan karya ilmiah berkualitas yang tidak hanya bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi kemajuan institusi dan masyarakat. (adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Transformasi Menuju Research University: UNIA Prenduan Gelar Bimbingan Teknis Pengembangan Karir Dosen

Prenduan, 23 Juli 2025 – Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Universitas Al-Amien Prenduan (UNIA Prenduan) menggelar acara Bimbingan Teknis Pengembangan Karir Dosen berbasis Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) tahun 2025 selama dua hari berturut-turut pada tanggal 22-23 Juli 2025. Acara ini bertujuan untuk mengubah UNIA Prenduan dari sebuah Teaching University menjadi Research University, serta pada akhirnya menjadi Entrepreneurial University.

Acara ini dibuka oleh Kepala BPSDM Dr. Ihwan Amalih, M.Fil.I. dilanjutkan dengan arahan dan inspirasi kepada para peserta PKDP untuk berupaya mencapai jabatan akademik tertinggi, yakni professor. “Kegiatan PKDP tahun ini merupakan langkah awal kami untuk memperkuat basis penelitian dan inovasi di UNIA Prenduan. Kami mengajak seluruh dosen untuk terlibat aktif dalam meningkatkan kualitas pengajaran dan penelitian,” ujar ihwan.

Selanjutnya, paparan tentang pentingnya komitmen calon penerima sertifikasi dosen dalam pengembangan perguruan tinggi disampaikan oleh Wakil Rektor I Ahmadi, M.Ag. Dia menjelaskan, “PKDP tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pada kemampuan pedagogi yang harus ditingkatkan secara berkelanjutan.” Overview tentang PKDP tahun 2025 ini memberikan pandangan luas mengenai upaya UNIA Prenduan dalam meningkatkan kemampuan pedagogis dan produktivitas karya ilmiah dosen.

Acara ditutup dengan doa oleh KH. Bastami, M.Pd., yang memberikan harapan dan dukungan spiritual bagi para peserta. “Semoga setiap langkah yang diambil dalam PKDP ini memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan UNIA Prenduan menuju universitas yang berorientasi pada riset dan kewirausahaan,”.

Peserta bimbingan teknis ini, Andri Sutrisno, M.Ag., merasa sangat bersyukur atas kesempatan untuk mengikuti kegiatan ini. “Saya merasa terbimbing dengan baik dalam memahami pentingnya pengembangan karir dosen dan tanggung jawab sebagai akademisi yang berkontribusi pada perkembangan ilmu pengetahuan,” ucapnya.

Dengan semangat transformasi ini, UNIA Prenduan berkomitmen untuk terus memperkuat basis akademiknya, memajukan penelitian, dan mendorong inovasi di bidang pendidikan tinggi. Acara PKDP tahun 2025 diharapkan dapat menjadi tonggak baru dalam perjalanan menuju prestasi akademik yang lebih tinggi dan relevansi yang lebih besar dengan masyarakat. Adm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LP2M UNIA Prenduan Dorong Peningkatan Kapasitas Publikasi Ilmiah dan PkM Dosen melalui Sosialisasi Bantuan Litapdimas Kementerian Agama Tahun 2025

Sumenep, Hari Rabu Tanggal 30 April 2025 ­─ Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Al-Amien (UNIA) Prenduan menggelar kegiatan Sosialisasi dan Peningkatan Kapasitas Program Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Tahun 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh dosen UNIA Prenduan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang program bantuan hibah litapdimas tahun 2025 pada klaster publikasi ilmiah dan PkM berbasis Standar Biaya Masukan (SBM). Selengkapnya bisa dilihat disini link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Seleksi Calon Dosen FEBI Berbasis Wawancara

27/02/2025, BPSDM UNIA Prenduan menyelenggarakan tes wawancara Dosen dan Tenaga Kependidikan di Meeting Room UNIA Prenduan, dimulai pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh para penguji yakni Wakil Rektor I, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dan Wakil Dekan serta Kepala BPSDM bersama staff.

Peserta tes wawancara terdiri dari 3 calon dosen yakni Yumnariyah asal Pragaan, Hariyanto asal Lenteng Sumenep dan Didin Burhanuddin Rabbani asal Pamekasan.

Ketiga calon dosen tersebut mengikuti sesi wawancara sebagai bagian dari proses seleksi di UNIA Prenduan. Prosedur ini menjadi bagian penting dalam penyeleksian calon dosen di UNIA.

Ketiga penguji, yaitu Wakil Rektor I, Dekan fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dan Wakil Dekan FEBI, bertugas untuk menilai kompetensi dan kelayakan ketiga Calon Dosen dalam bidang yang relevan dengan posisi yang dibutuhkan Fakultas. Mereka menggunakan berbagai kriteria untuk mengevaluasi kemampuan serta pengalaman kandidat dalam konteks pendidikan dan pengalaman.

Proses wawancara berlangsung secara tertutup di ruang yang disiapkan khusus Oleh Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). Setiap penguji memberikan pertanyaan-pertanyaan yang dirancang untuk menguji sejauh mana pemahaman dan keterampilan para peserta calon dosen.

Kegiatan tes wawancara ini merupakan bagian dari upaya UNIA Prenduan untuk memastikan bahwa tenaga kependidikan yang terpilih berkompetensi serta dedikasi yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh universitas. Hasil dari proses seleksi ini diharapkan akan mendukung peningkatan kualitas pengelolaan Sistem di lingkungan kampus khususnya UNIA Prenduan. (Adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pelaksanaan Tes Wawancara Tenaga Kependidikan di UNIA Prenduan

11/02/2025, BPSDM UNIA Prenduan menyelenggarakan tes wawancara Dosen dan Tenaga Kependidikan di ruang Lab. P2BA, dimulai pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh para penguji terdiri dari Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, dan Kepala Biro Administrasi Akademik (BAA).

Mohammad Umar Mansyur, salah seorang peserta tes, mengikuti sesi wawancara sebagai bagian dari proses seleksi di UNIA Prenduan. Prosedur ini menjadi bagian penting dalam penyeleksian calon dosen dan tenaga kependidikan khususnya IT UNIA.

Ketiga penguji, yaitu Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, dan Kepala BAA, bertugas untuk menilai kompetensi dan kelayakan Mohammad Umar Mansyur dalam bidang yang relevan dengan posisi yang dilamar. Mereka menggunakan berbagai kriteria untuk mengevaluasi kemampuan serta pengalaman kandidat dalam konteks pendidikan dan pengalaman.

Proses wawancara berlangsung secara tertutup di ruang Lab. P2BA, yang telah disiapkan khusus Oleh Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). Setiap penguji memberikan pertanyaan-pertanyaan yang dirancang untuk menguji pemahaman dan keterampilan Mohammad Umar Mansyur sesuai dengan kebutuhan jabatan yang dibuka di UNIA Prenduan.

Kegiatan tes wawancara ini merupakan bagian dari upaya UNIA Prenduan untuk memastikan bahwa tenaga kependidikan yang terpilih memiliki kemampuan serta dedikasi yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh universitas. Hasil dari proses seleksi ini diharapkan akan mendukung peningkatan kualitas pengelolaan Sistem di lingkungan kampus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *